0
onsep **Smart Money Concept (SMC)** atau **Price Action** lanjutan.
## Analisa Strategi Teknikal Berdasarkan Video
Video tersebut menampilkan sebuah setup perdagangan yang sangat khas dalam konsep **Smart Money Concept (SMC)** atau **Price Action** lanjutan.
## Analisa Strategi Teknikal Berdasarkan Video
Strategi yang diilustrasikan dalam video adalah konfirmasi perubahan tren (reversal) dari tren turun menjadi **tren naik (Uptrend)** dan eksekusi perdagangan beli (Long Position) berdasarkan struktur pasar dan level permintaan penting.
### 1. Identifikasi Perubahan Struktur Pasar
Langkah awal dalam video adalah mengidentifikasi dua konsep kunci yang menunjukkan pembalikan tren:
* **BOS (Break of Structure):** Pada awal video, harga berada dalam tren turun (ditunjukkan oleh titik terendah yang lebih rendah). Ketika harga berhasil menembus dan ditutup di atas titik tertinggi sebelumnya (yang seharusnya menjadi resistensi dalam tren turun), hal ini disebut **Break of Structure (BOS)**. Ini menandakan momentum tren turun telah melemah.
* **ChoCH (Change of Character):** Setelah BOS, kenaikan harga yang signifikan menembus dan ditutup di atas titik *swing high* minor yang membentuk titik terendah sebelumnya dalam struktur turun. Ini sering disebut sebagai **Change of Character (ChoCH)**. ChoCH adalah sinyal konfirmasi awal bahwa **karakteristik pasar telah berubah dari *bearish* menjadi *bullish***.
### 2. Konfirmasi Tren Baru (Uptrend)
Setelah ChoCH, harga mulai membentuk pola **Uptrend** yang jelas, ditandai dengan:
* **Higher Highs (HH):** Titik tertinggi yang baru lebih tinggi dari titik tertinggi sebelumnya.
* **Higher Lows (HL):** Titik terendah yang baru lebih tinggi dari titik terendah sebelumnya.
* Video juga menggambarkan *uptrend* ini di dalam sebuah **Channel Kenaikan (Ascending Channel)**, memberikan visualisasi momentum naik.
### 3. Penentuan Level Entri (Order Block)
Setelah konfirmasi tren naik, strategi ini menunggu harga kembali (Pullback/Retracement) ke area permintaan yang belum tersentuh di bawah harga saat ini. Area ini disebut **Order Block**:
* **Order Block:** Ini adalah zona atau *candlestick* terakhir yang berlawanan dengan arah tren baru (yaitu, *bearish candlestick* terakhir sebelum kenaikan besar) yang diyakini memiliki banyak pesanan beli (Buy Orders) yang belum dieksekusi oleh institusi besar (*Smart Money*).
* **Entry:** Titik masuk perdagangan **(ENTRY)** ditetapkan pada atau di dekat level harga *Order Block* ini, mengantisipasi bahwa *Smart Money* akan mendorong harga naik lagi setelah mengambil pesanan dari zona ini.
### 4. Manajemen Risiko dan Keuntungan
Manajemen perdagangan disiapkan dengan tiga level penting:
* **Stop-Loss (SL):** Ditempatkan **di bawah** *Order Block* dan titik terendah (*swing low*) yang valid. Ini adalah level harga maksimum kerugian yang ditoleransi jika analisis tren gagal. Penempatan SL di bawah struktur penting menjaga perdagangan tetap aman dari *false breakdown*.
* **Target (Take-Profit / TP):** Ditempatkan pada level resistensi signifikan berikutnya, yang dalam kasus ini, adalah **titik tertinggi yang menciptakan ChoCH sebelumnya**. Ini adalah target keuntungan yang realistis dalam perdagangan *swing* atau *scalping*.
### Kesimpulan Strategi
Strategi ini adalah strategi **Pembelian (Long/Buy)** yang sangat bergantung pada identifikasi:
1. **Pembalikan Struktur Pasar (ChoCH)** dari tren turun ke tren naik.
2. **Identifikasi Zona Permintaan (Order Block)** yang kuat.
3. **Eksekusi Perdagangan Beli** saat harga kembali ke *Order Block* tersebut.
4. **Risk-Reward Ratio** yang baik (terlihat dari jarak Target yang jauh lebih besar daripada Stop-Loss).
#cuan #emas #gold #trading #xau-usd #tradingforex #fypシ゚viral #belajar #belajaronline #tradingeducation #tradingforex








